Wednesday, 4 December 2019

Post test nosql

CouchDB

Dikutip dari website CodepolitanCouchDB merupakan salah satu database NoSQL berbasis dokumen yang masuk dalam pembinaan Apache Foundation. CouchDB ini merupakan database yang bersifat Open Source. Salah satu database NoSQL yang memiliki konsep sama dengan CouchDB adalah MongoDB. CouchDB juga menjadi salah satu pionir database NoSQL sebelum digandrungi oleh developer di masa kini. CouchDB dibangun menggunakan bahasa pemrograman Erlang yang mengandalkan pada reliabilitas dan konkurensi. CouchDB juga menjadi salah satu basis dalam pengembangan IBM Cloudant, sebuah solusi database berbasis cloud yang ditawarkan IBM kepada enterprise.

Damien Katz adalah yang menciptakan CouchDB pada tahun 2005 saat proyek pengembangan MySQL. Pengambilan nama Couch adalah bersumber dari singkatan cluster of unreliable commodity hardware. Saat itu CouchDB adalah salah satu proyek teratas dari Apache Foundation di tahun 2008 hingga akhirnya di 2009 Damien berhasil membangun perusahaan CouchDB ini dengan nama CouchOne. CouchDB adalah database yang menggunakan perangkat Futon dengan user interface yang sederhana dan sangat mudah membuat developer merancang operasional database. Tak hanya itu, Javascript juga mengambil peran di CouchDB sebagai proses query dalam operasional database.

Saat ini CouchDB memiliki jenis lain yaitu CouchBase yang merupakan versi enterprise dan community dari CouchDB yang masih ditangani langsung oleh Damien dan timnya.

Konsep CouchDB

CouchDB adalah database NoSQL yang dirancang untuk berada dilingkungan kerja dunia website. Hal ini didukung beberapa faktor dasar CouchDB diciptakan.
  • CouchDB adalah basis data yang berbasiskan document oriented.
  • Format penyimpanan data dan pengaplikasiannya adalah format JSON.
  • Karena menggunakan JSON, CouchDB menggunakan Javascript untuk bahasa mengakses datanya.
  • CouchDB menggunakan HTTP sebagai API pendukung karena berbasis Apache.

Jika kita melihat pada logo CouchDB, terdapat 1 kata yang menggambarkan CouchDB, “Relax”. Ataupun ada 1 slogan yang menggambarkan CouchDB dan slogan ini juga ditampilkan pada saat akan memulai CouchDB yang nanti akan kita bahas.
“Apache CouchDB has started. Time to Relax”

Mengapa dikatakan seperti itu...? ini karena alasan utama CouchDB adalah database noSQL yang powerful dan mudah digunakan. Memahami dan mempelajari CouchDB dapat dilakukan dengan mudah secara alamiah bagi kebanyakan orang yang melakukan pekerjaan di dunia Website serta masih cukup mudah juga jika dijelaskan ke orang-orang non-teknis untuk memahaminya.

Dikatakan “relax” juga karena CouchDB mampu menghindari masalah-masalah internal pada server database yang sebagian besar masalah SQL terjadi. CouchDB bersifat penyimpanan cloud yang aman dan mudah diakses. Bahkan jika ada masalah tunggal yang terjadi dikeseluruhan sistem server, request perbaikan tetap akan tertangani dengan baik tanpa mengganggu sistem lainnya yang berhubungan sekalipun dengan trouble yang terjadi. 

Pretest no sql

. Apa yg anda ketahui tentang No SQL?
Jawab  :          
NoSQL adalah suatu evolusi baru yang ada didalam dunia database, NoSQL ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1998 oleh Carlo Strozzi. Kemudian pada tahun 2009, Eric Evans memperkenalkan kembali teknologi NoSQL. Jika SQL diibaratkan dengan relational database  maka NoSQL adalah non-relational Database.
Apakah yang dimaksud dengan NoSQL itu sendiri? Ini adalah suatu perkembangan dari database rational yang telah sejak ada dan digunakan mulai tahun 1970-an sampai sekarang. Mengapa perkembangan dari database rational ini dibutuhkan dan pada akhirnya membuat suatu database system baru bernama NoSQL, karena melihat perkembangan internet dan aplikasi  selama 10-15 tahun terakhir.
Sekitar 10-15 tahun yang lalu jumlah user pengguna internet dan juga jumlah transaksi data pada aplikasi – aplikasi yang ada tidaklah sebanyak saat ini dan database relational yang telah ada dulu sudah sangat mencukupi untuk mengatur transaksi data yang ada dan mendukung operasi transaksi,  update sebagian data, melakukan kontrol terhadap operasi database, support terhadap constraint seperti unique, primary key, foreign key dan check. Memiliki bahasa SQL atau Simplified Query Language untuk mengakses data, merubah data seperti operasi insert, update  dan delete.

2. SQl dan NoSql apa perbedaannya?
Jawab  :          
NoSQL tidak menggunakan sintaks SQL untuk memyimpan data. Penyimpanan data dalam NoSQL tidak memerlukan skema tabel yang tetap seperti pada relational database.

Postest teknik normalisasi

 Jelaskan tahapan normalisasi
TAHAPAN NORMALISASI : Tahapan Normalisasi dimulai dari tahap ringan (1NF) hingga paling ketat (5NF). Biasanya hanya sampai pada tingkat 3NF atau BCNF karena sudah cukup memadai untuk menghasilkan tabel-tabel yang berkualitas baik. Urutannya : 1NF, 2NF, 3NF, BCNF, 4 NF, 5NF
  1. Bentuk Tidak Normal
  2. Bentuk Normal Pertama (1NF) : Menghilangkan Perulangan Grup
  3. Bentuk Normal Kedua (2NF) : Menghilangkan Ketergantungan Parsial
  4. Bentuk Normal Ketiga (3NF) : Menghilangkan Ketergantungan Transitif
  5. Bentuk Normal Boyce-Code Form (BCNF) : Menghilangkan anomali-anomali hasil dari ketergantungan fungsional
  6. Bentuk Normal Keempat (4NF) : Menghilangkan ketergantungan multivalue
  7. Bentuk Normal Kelima : Menghilangkan anomali-anomali yang tersisa  

1. Un-Normal Form
  • Berupa relasi umum, sesuai kenyataan
  • Mencerminkan item data nyata
  • Mencerminkan bagian dari suatu sistem
  • Belum dapat digunakan sebagai database
  • Bentuk Flat Table menggambarkan jumlah  atribut
 
2. Bentuk Normal Tahap Pertama (1NF)
  • Bentuk normal 1NF terpenuhi jika sebuah tabel tidak memiliki atribut bernilai banyak (multivalued attribute), atribut composite atau kombinasinya dalam domain data yang sama.
  • Setiap atribut dalam tabel tersebut harus bernilai atomic (tidak dapat dibagi-bagi lagi).
3. Bentuk Normal Tahap Kedua (2NF)
  • Bentuk Normal 2NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika telah memenuhi bentuk 1NF, dan semua atribut selain primary key, secara utuh memiliki Functional dependency pada primary key.
  • Sebuah tabel tidak memenuhi 2NF, jika ada atribut yang ketergantungannya (Functional Dependency) hanya bersifat parsial saja (hanya tergantung pada sebagian dari primary key).
  • Jika terdapat atribut yang tidak memiliki ketergantungan terhadap primary key, maka atribut tersebut harus dipindah atau dihilangkan.
4. Bentuk Normal Tahap Ketiga (3NF)
  • Bentuk normal 3NF terpenuhi jika telah memenuhi bentuk 2NF, dan jika tidak ada atribut non primary key yang memiliki ketergantungan terhadap atribut non primary key yang lainnya,
  • Untuk setiap Functional Dependency dengan notasi X-->A, maka :
  • X harus menjadi superkey pada tabel tersebut.
  • Atau A merupakan bagian dari primary key pada tabel tersebut.
5. Boyce-Code Normal Form (BCNF)
  • Bentuk BCNF terpenuhi dalam sebuah tabel, jika untuk setiap Functional Dependency terhadap setiap atribut atau gabungan atribut dalam bentuk : X --> Y maka X adalah Super Key.
  • Tabel tersebut harus di dekomposisi berdasarkan Functional Dependency yang ada, sehingga X menjadi super key dari tabel-tabel hasil dekomposisi.
  • Setiap tabel dalam BCNF merupakan 3NF. Akan tetapi setiap 3NF belum tentu termasuk BCNF. Perbedaannya, untuk Functional Dependency X--> A, BCNF tidak membolehkan A sebagai bagian dari primary key.
6. Bentuk Normal Tahap Keempat (4NF) atau MVD dan PJNF
  • Bentuk normal 4NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika telah memenuhi bentuk BCNF, dan tabel tersebut tidak boleh memiliki lebih dari sebuah multivalued attribute.
  • Untuk setiap  multivalued attribute (MVD) juga harus merupakan Functional Dependency
7. Bentuk Normal Tahap Kelima (5NF)
  • Bentuk normal 5NF terpenuhi jika memiliki sebuah loseloss decomposition menjadi tabel-tabel yang lebih kecil.
  • Jika 4 bentuk normal sebelumnya dibentuk berdasarkan Functional Dependency, 5NF dibentuk berdasarkan konsep Join Dependence. Yakni apabila sebuah tabel telah di dekomposisi menjadi tabel-tabel lebih kecil, harus bisa digabungkan lagi untuk membentuk tabel semula.
8. Overnormalisasi
Analisa Overnormalisasi diperlukan jika :
  • Database ini digunakan untuk sistem multi user
  • Tabel-tabel yang sudah normal ini digabungkan dengan fungsi lain yang ada di lapangan, misalnya; untuk fungsi retur, untuk fungsi inventori, untuk fungsi sales order maupun order pembelian, untuk fungsi keamanan database, dan lain-lain.
2.  Buat  penggunaan Teknik Normalisasi untuk contoh kasus
    basis data "Perpustakaan"
1. Bentuk Tidak Normal (UNF)
Syarat :
Masukan semua atribut yang ada pada dokumen dasar (Dokumen Masukan dan Dokumen Keluaran) pada satu himpunan.
Langkah :
Masukan semua atribut yang ada pada dokumen masukan (Form Data Anggota, Form Data User dan Form Buku) dalam satu himpunan.

2. Bentuk Normal Pertama (1NF)
Syarat :
- Tidak ada baris yang duplikat
- Masing  masing Cell atau Atribut bernilai tunggal
Langkah :
- Hapus / Buang atribut yang duplikat (pada kotak merah) yang ada pada Bentuk Tidak Normal (UNF) menjadi Cell yang bernilai tunggal pada himpunan baru Normalisasi Bentuk Pertama (1NF).
Tentukan atribut yang akan dijadikan Candidate Key (Calon Kunci yang akan menjadi Kunci Utama).


Keterangan :
* Candidate Key


3. Bentuk Normal Kedua
Syarat :
- Sudah dalam bentuk Normal Pertama.
- Semua atribut yang tidak termasuk dalam Primary Key memiliki ketergantungan fungsional pada Primary Key secara utuh.
Langkah :
Buat tabel baru dengan setiap himpunan yang saling ketergantungan secara fungsional antara atribut Primary Key dan atribut bukan kunci (atribut yang tidak memiliki kunci).
Bentuk Normal Ketiga (3NF)
Syarat :
Menghilangkan anomali-anomali hasil dari ketergantungan fungsional.
Langkah :
- Sudah dalam bentuk Normal Kedua
- Pisahkan atribut yang merupakan atau menjadi atribut detail (tidak tergantung secara langsung kepada atribut Primary Key). Pisahkan atribut (pada kotak merah) dari himppunan / dari tabel asal pisahkan ke tabel baru.


Pretest teknik normalisasi

Kapan Teknik Normalisasi digunakan dalam mengembangkan Database?

Pada dasarnya normalisasi merupakan teknik yang formal yang bisa digunakan di tahap manapun dalam perancangan sistem database. pada umumnya ada dua pendekatan tentang penggunaan normalisasi. Yang pertama adalah pendekatan 'bottom-up' dan yang kedua disebut pendekatan 'top-down'.

Pendekatan bottom-up dan top-down dalam menggunakan normalisasi dalam perancangan basis data
Seperti bisa dilihat pada gambar di atas, pendekatan 1 (approach 1) menunjukkan kapan/dimana normalisasi digunakan sebagai teknik 'standalone' dalam perancangan basis data sementara pada pendekatan 2 (approach 2) menunjukkan kapan/dimana normaliasi bisa digunakan sebagai teknik validasi untuk mengecek struktur relasi-relasi yang dihasilkan dengan pendekatan top-down seperti ER modeling. Tidak perlu dipusingkan pendekatan mana yang digunakan, tujuan keduanya adalah sama yaitu menghasilkan relasi-relasi yang terdesain dengan baik yang memenuhi data requirements perusahaan. 

Gambar ilustrasi diatas juga  menunjukkan contoh berbagai sumber data yang bisa digunakan untuk perancangan basis data.  Meskipun spesifikasi users’ requirements adalah sumber data yang pada umumnya lebih diutamakan, tetapi mungkin juga untuk merancang basis data berdasarkan informasi yang diambil langsung dari sumber data lainnya seperti form-form atau report-report tradisional seperti yang dilustrasikan dalam posting tulisan tentang: “Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF”.
Gambar di atas juga menunjukkan bahwa sumber data yang sama bisa juga digunakan untuk kedua pendekatan tersebut, namun demikian, meskipun hal itu secara prinsip betul, pada praktinya pendekatan yang diambil cenderung ditentukan oleh ukuran, batas, kompleksitas basis data yang digamnarkan dalam sumber data dan oleh preferensi dan keahlian dari si desainer basis data. Pilihan untuk menggunakan normalisasi sebagai teknik bottom-up (pendekatan 1) seringkali lebih terbatas yang disebabkan oleh tingkat detil yang ingin dikelola oleh si desainer basis data, tetapi keterbatasan semacam itu tidak akan terjadi ketika normalisasi digunakan sebagai teknik validasi (pendekatan 2) karena si desainer basis data hanya berfokus pada bagian dari basis data, misalnya suatu relasi tunggal, pada satu waktu. Jadi, tidak peduli berapa besar ukuran atau kompleksitas basis data, normalisasi bisa diterapkan dan tetap berguna.

Posttest optimasi query quiz

 1.Menurut anda pentingkan melakukan optimasi query dalam memanajemen database?


sangat penting karena optimasi query adalah suatu strategi penggunaan sumber sumber jalur query secara lebih efektif dan efisien dengan tujuan untuk seminimal mungkin total waktu yang digunakan ketika proses query berlangsung. 

2. Buat ringkasan dari materi SQL Tuning atau Optimasi Queri.


Database Tuning adalah sejumlah aktifitas yang dilakukan untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerja atau performance sebuah database. Aktifitas tuning ini meliputi banyak aspek dari software hingga hardware, antara lain I/O TuningDBMS TuningQuery Tuning, dan Database Maintenance. Masing-masing memiliki tekniknya sendiri, dan membutuhkan skill yang mumpuni

3. Buat kesimpulan dari materi SQL Tuning atau Optimasi Queri 
Optimasi query merupakan suatu proses untuk menganalisa query untuk menentukan sumber-sumber apa saja yang digunakan oleh query tersebut dan apakah penggunaan dari sumber tersebut dapat dikurangi tanpa merubah output. Atau bisa juga dikatakan bahwa optimasi query adalah sebuah prosedur untuk meningkatkan strategi evaluasi dari suatu query untuk membuat evaluasi tersebut menjadi lebih efektif.
Dimana optimasi query dapat berupa :
1.      Operasi urutan eksekusi(relational)
2.      Metode akses untuk relasi yang tepat
3.      Algoritma untuk menjalankan operasi (khususnya dalam join)
4.      Urutan per gerakan data antar site

Pretest Optimasi QueryQuiz

 1.Apa yang anda ketahui tentang  optimasi kueri?

Optimasi Query adalah suatu strategi penggunaan sumber sumber jalur query secara lebih efektif dan efisien dengan tujuan untuk seminimal mungkin total waktu yang digunakan ketika proses query berlangsung.
Intinya dalam mengoptimalkan query adalah dengan meminimalkan “jalur” pencarian untuk menemukan data yang disimpan dalam lokasi fisik.

Faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap optimalisasi kecepatan akses data dipengaruhi oleh banyak faktor seperti :
1.Optimasi Perintah SQL

Structured Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman yang memiliki tujuan khusus untuk mengelola data dalam sistem manajemen basis data relasional (DBMS).
Dalam melakukan optimalisasi perintah pada SQL kita harus mempertimbangkan aspek desain logik dan struktur penyimpanan data.
Intinya dalam mengoptimalkan query adalah dengan meminimalkan “jalur” pencarian untuk menemukan data yang disimpan dalam lokasi fisik.
2. Informasi Jalur Akses Query
Pada Database Oracle, informasi untuk melihat jalur akses yang akan digunakan untuk eksekusi database saat melakukan query dapat dilihat dengan menggunakan perintah explain plain.Informasi ini disimpan dalam tabel PLAN_TABLE yang terdapat di schema user yang mengeksekusi perintah tersebut.
3. Faktor Lain yang Berpengaruh Terhadap Kecepatan Akses Data

Faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data tidak hanya pada optimasi perintah SQL,tapi terhadap hal-hal lain yang berpengaruh.Faktor lain yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data yaitu optimasi aplikasi dan penggunaan cluster dan index.
Diantaranya adalah optimasi aplikasi dan penggunaan cluster index.
  • Optimasi Aplikasi
Dalam pembuatan aplikasi yang perlu mendapat perhatian adalah apakah akses terhadap data sudah efisien,yang dapat mendukung kecepatan akses seperti index dan cluster. Apakah desain database sudah melakukan normalisasi data secara tepat.Apakah aplikasi sudah sesuai aplikasi sudah berjalan secara optimal sesuai tujuan.Apakah query sudah optimal dan sesuai dengan aplikasi.
  • Cluster dan Index
Cluster adalah suatu segment yang menyimpan data dari tabel yang berbeda dala suatu struktur fisik disk yang berdekatan. Konfigurasi ini bermanfaat untuk akses data dari beberapa tabel yang sering di query.
Cluster dimaksudkan untuk mengurangi keborosan dalam melakukan manajemen terhadap struktur data di dalam disk, sehingga sistem berkas tidak akan mengalokasikan sektor disk fisik, tetapi sekumpulan sektor yang saling bedekatan.

Indeks atau index dalam database (basisdata) yaitu untuk meningkatkan kecepatan dalam meretrieve data,
di suatu database, indeks atau index memungkinkan program database menemukan data di suatu tabel tanpa menelusuri seluruh tabel.
Jika aplikasi sering melakukan query dengan menggunakan suatu kolom yang berada pada klausa WHERE, maka harus digunakan index yang melibatkan kolom tersebut. Penggunaan index yang tepat bergantung pada jenis nilai yang terdapat dalam kolom yang akan diindex.

2. Apa yang anda ketahui tentang SQL Tuning?

Bagian terpenting pada tuning performansi database system adalah Tuning SQL statements. Adapun pada tuning SQL terdapat tiga langkah dasar :
  1. Identifikasi SQL statements yang memegang andil besar pada sharing workload aplikasi dan system resources, dengan me-review history SQL execution yang telah lampau yang tersedia pada system.
  2. Verifikasi bahwa execution plans yang diproduksi oleh query optimizer untuk statement-statement ini berjalan dengan baik.
  3. Mengimplementasi corrective actions untuk men-generate execution plans pada peformansi SQL statement yang buruk sehingga menjadi lebih baik.

Ketiga langkah di atas diulang sampai performansi system mencapai tingkat kepuasan atau tidak ada lagi statement yang dapat di-tuning

Tujuan
Tujuan dari tuning sistem adalah untuk mengurangi waktu respon sistem terhadap end user, atau untuk mengurangi resource yang digunakan untuk memproses pekerjaan yang sama. Kita dapat memenuhi kedua tujuan ini dalam beberapa cara:
  • Mengurangi Beban Kerja (Reduce the Workload)
  • Menyeimbangkan Beban Kerja (Balance the Workload)
  • Memparalelkan Beban Kerja (Parallelize the Workload)
a.   Mengurangi Beban Kerja (Reduce the Workload)
SQL Tuning secara umum melibatkan pencarian cara yang lebih efisien untuk memproses beban kerja yang sama. SQL tuning memungkinkan untuk mengubah rencana eksekusi dari suatu statement tanpa mengubah fungsionalitas untuk mengurangi pemakaian resource.Dua contoh bagaimana penggunaan resource dapat dikurangi:
  1. Jika suatu query yang biasa dieksekusi perlu untuk mengakses suatu persentase kecil dari data dalam tabel, maka query tersebut dapat dieksekusi dengan lebih efisien dengan menggunakan indeks. Dengan membuat indeks, kita dapat mengurangi jumlah pemakaian resource.
  2. Jika seorang user mencari dua puluh baris pertama dari 10000 baris yang diberikan oleh perintah pengurutan yang spesifik, dan jika query (dan perintah pengurutan) dapat dipenuhi oleh indeks, maka user tidak perlu untuk mengakses dan mengurutkan 10000 baris untuk melihat dua puluh baris.

b.  Menyeimbangkan Beban Kerja (Balance the Workload)
Sistem cenderung memiliki penggunaan penuh pada siang hari ketika user yang sebenarnya terhubung ke sistem dan penggunaan yang sedikit di malam hari. Jika noncritical report dan batch job dapat dijadwalkan untuk berjalan pada malam hari dan penggunaan sistem pada siang hari dikurangi, maka hal tersebut dapat membebaskan resource agar dapat digunakan pada program-program yang lebih penting pada siang hari.

c.   Memparalelkan Beban Kerja (Parallelize the Workload)
Query-query yang mengakses sejumlah besar data (typical data warehouse queries) sering dapat diparalelkan. Hal ini sangat berguna untuk mengurangi waktu respon dalam data warehouse yang rendah konkurensinya. Akan tetapi, untuk lingkungan OLTP, yang cenderung tingggi konkurensinya, hal ini dapat merugikan user-user lain dengan meningkatkan penggunaan resource secara keseluruhan pada program.

Wednesday, 10 July 2019

Fitur nobar film di website All In One

APA ITU ALL IN ONE?
adalah sebuah website yang digunakan untuk transaksi jual beli antar gamer dan kami juga memiliki fitur untuk nonton film yaitu fitur nobar.

fungsi fitur nobar di all in one adalah untuk menghibur para player yang sudah mulai bosan dengan bermain game,kami disini memiliki jam tayang yang ditentukan seperti bioskop,jadi diharapkan para pemain tetap terhibur dengan fitur yang disediakan oleh kami.


Namun fitur film ini tidak tersedia secara cuma cuma. karena kami mengambil source film dari pihak yang resmi,jadi film kami ini bukan bajakan karena begitu film ini launching di indonesia maka kami pun akan merilis film yang sedah launching tersebut.

Friday, 22 March 2019

kasus pelanggaran hak cipta film Benyamin Biang Kerok


HaKI Film Benyamin Biang Kerok

Peristiwa pengaduan Pak Syamsul Fuad mengenai hak cipta Film Benyamin Biang Kerok. Bagaimana tidak, film besutan Falcon Picture tersebut dituduh Syamsul Fuad atas dasar penggugatan hak cipta film Benyamin Biang Kerok. Dalam gugatannya, Syamsul menuding tergugat telah melakukan pelanggaran hak cipta atas cerita Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung yang ia tulis.
Sebelum melangkah lebih jauh kita harus tahu terlebih dahulu siapakah Falcon Picture dan Syamsul Fuad?.

1.    Biografi Falcon Picture
Falcon Pictures adalah perusahaan film di Indonesia yang didirikan pada 1 Februari 2010 oleh HB Naveen dan Frederica, Falcon Pictures Juga Memiliki anak perusahaan Max Pictures dan Maxima Pictures. Falcon Pictures berusaha untuk menghasilkan karya baik dan berkualitas guna untuk menghibur dan mengedukasi penonton atas karya yang mereka hasilkan. Cukup banyak karya yang pernah dihasilkan oleh Falcon Picture, seperti 2 Dawai Asmara, Sajadah Ka’bah, dan salah satu film yang menurut kami ‘sukses’ yaitu Benyamin Biang Kerok.
Semua film di atas karya rumah produksi Falcon Pictures yang telah melahirkan lebih dari 20 judul film. Didirikan oleh HB Naveen bersama Frederica pada 2010, keberhasilan Falcon bukan hadiah yang jatuh dari langit. Dikatakan Naveen, sekarang Falcon memang semakin diperhitungkan di kancah perfilman di negeri ini, tetapi awalnya juga sempat babak belur. Sepuluh film yang diproduksi pada saat awal Falcon berdiri bisa dibilang gagal. Kerugian yang diderita mencapai sekitar Rp 30 miliar.
Memaknai kegagalan sebagai keberhasilan yang tertunda, Naveen, CEO Falcon Pictures, pun mengambil hikmah dari kegagalan 10 film pertamanya. Ia belajar tentang bagaimana memahami pasar yang dinamis. Dikatakannya, perjalanan Falcon seperti bayi yang sedang belajar berjalan: perlu merangkak dulu, baru kemudian dapat berjalan sendiri.
Sejatinya, Falcon lahir karena ketidaksengajaan. Kala itu, Falcon memulai kiprahnya di industri film dengan memproduksi Dawai 2 Asmara yang dibintangi Raja Dangdut Rhoma Irama. “Kami satu label dengan Rhoma Irama. Ketika investor filmnya mundur, beliau minta tolong kami untuk masuk. Nah, itulah awal bagaimana akhirnya Falcon masuk ke industri film, ” ungkap pria kelahiran Jakarta, 16 Desember 1971 ini.

2.    Biografi Syamsul Fuad
Lahir di Palembang. Pendidikan : SLA, kursus Cinematografi oleh PERPEFI (Persatuan Pers Film Indonesia).Sebelum terjun ke film Fuad adalah wartawan majalah Reporter, harian/mingguan Pemuda, harian Merdeka, harian Warta Berita dan mingguan Trisakti (1955-1971).Setelah jadi figuran dalam dua film, tahun 1967 mendapat peranan pembantu dalam film "Menjusuri Djedjak Berdarah," dimana ia dinyatakan sebagai Pendatang Baru Terbaik pada Pekan Apresiasi Film Indonesia 1967 di Jakarta. Dalam film-film "Bali" dan "Kutukan Dewata," keduanya produksi tahun 1970, ia menjadi Pimpinan Unit. Menjadi Pembantu Sutradara sejak tahun 1970 dalam film "Ananda" karya terakhir Usmar Ismail. Sampai tahun 1974 menghasilkan 11 buah film sebagai Pembantu Sutradara bagi Nawi Ismail, antara lain : "Banteng Betawi" (1971), "Mereka Kembali" (1972), "Biang Kerok" (1973), "Jagoan Tengik" (1974).Menjadi Sutradara penuh sejak akhir tahun 1974 lewat film "Musuh Bebuyutan." Filmnya yang lain "Raja Lenong" (1975), "Benyamin Jatuh Cinta" (1976), "Raja Copet" (1977), "Gudang Uang" (1978), "Dukun Kota" (78) "Remaja Pulang Pagi" (78), dll.Di tahun 1977 ia melakukan shooting di Taiwan dan Korea untuk sebagian dari film "Pukulan Berantai" Sebagai wartawan, Fuad pernah duduk sebagai pengurus PERPEFI dari tahun 1960 hingga PERPEF1 berubah menjadi PWI seksi Film. Ia juga pernah menjabat Ketua Biro Organisasi PWI Jaya tahun 1970.

3.    Kronologis
Penayangan Film Benyamin Biang Kerok pada 1 Maret 2018 cukup membuat masyarakat bernostalgia saat menontonnya. Film itu banyak mendapat gugatan dari pihak penulis cerita  yaitu Syamsul Fuad. Syamsul merupakan penulis dari film berjudul sama yang dirilis pada 1972. Ide cerita dari film itulah kini yang dibuat ulang oleh sutradara Hanung Bramantyo.
Pada 5 Maret 2018, Syamsul mengajukan gugatan atas tuduhan pelanggaran hak cipta terhadap film yang diproduksi Max Pictures dan Falcon Pictures. Namun belum juga perkara itu usai di pengadilan, kini giliran Max Pictures selaku tergugat yang mengajukan gugatan balik.
Berdasarkan dokumen yang diterima Syamsul, Max Pictures menyatakan bahwa gugatan terhadap mereka salah alamat atau ada pihak yang kurang. Seharusnya, PT. LAYARCIPTA KARYAMAS FILM sebagai pemilik hak sepenuhnya atas film Benyamin Biang Kerok juga dilibatkan.
Di tempat lain komunis Betawi juga mengkritik Film Benyamin Biang Kerok karena menggunakan judul yang pada film tahun 1973. Dalam pernyataan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Perkumpulan Betawi Kita menilai mayoritas narasi, adegan, gaya hidup yang dibawa dalam film karya Hanung itu "tidak hadir pikiran di dalamnya." Komunitas yang mengatasnamakan Betawi itu juga menilai Hanung banyak menjiplak banyak adegan ala Hollywood berlatar spionase seperti James Bond.
Max Pictures dan Falcon Pictures mengklaim hanya menjadi penerima pengalihan dan penyerahan hak kepemilikannya. Mereka sudah membereskan urusan hak cipta dari perusahaan itu sebelum membuat Benyamin Biang Kerok. Selain itu pihak produksi film juga menggugat Syamsul karena pencapaian target yang tidak di harapkan oleh pihak produksi. Syamsul pun di tuntut sebanyak Rp.35 miliar dan immaterial Rp.15.miliar
Falcon Pictures, rumah produksi yang membuat film Benyamin Biang Kerok versi baru, akhirnya buka suara tentang kisruh hak cipta film tersebut. Melalui konsultan hukumnya, Lydia Wongso, Falcon Pictures mengaku sudah membeli hak cipta Benyamin Biang Kerok. Bahkan, telah mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). "Kami sudah membeli dari sekian orang, kami pembeli terakhir. Kami mencatatkan hal tersebut di HaKI. Tiba-tiba Pak Syamsul Fuad mengaku mengklaim dirinya sebagai pencipta," kata Lydia dalam konferensi pers di Kantor Falcon Pictures, Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat sore Pada 5 Maret 2018 lalu, penulis cerita asli Benyamin Biang Kerok , Syamsul Fuad, mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat terhadap Falcon Pictures dan Max Pictures.
Tak hanya itu, bos Falcon Picture HB Naveen dan produser film tersebut juga menjadi pihak tergugat. Dalam gugatannya, Syamsul menuding tergugat telah melakukan pelanggaran hak cipta atas cerita Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung yang ia tulis. "Pak Fuad mengaku dirinya seolah-olah pencipta. Dia penulis script untuk film Benyamin Biang Kerok tahun 1972, belum tentu pencipta, karena menjadi satu kesatuan dengan produser ,ucap Lydia Menurut dia, hak cipta cerita film tersebut secara legal dipegang oleh produser atau rumah produksi yang membuat Benyamin Biang Kerok pada 1972, atau siapa pun pihak yang mempekerjakan Syamsul Fuad sebagai penulis naskah ketika itu. "Kalau Pak Fuad merasa memiliki rights, ya dia cari dong siapa yang bayar dia dulu. Ya dia bekerja sama siapa saat itu. Kan yang punya hak cipta produser lama," kata Lydia. "Jadi gini loh, kalau dia kerja sama orang, dia kerja dibayar, yang bayar dia itu yang punya haknya. Seperti misalkan saya membeli suatu cerita, apa dulu perjanjiannya. Kalau perjanjian hak cipta tetap ada pada dia, ya sudah selesai," Sementara pihak Falcon Pictures merasa telah membeli hak cipta film Benyamin Biang Kerok dari pihak terakhir yang menurut mereka adalah pemegang resmi hak cipta film itu. "Yang jelas kami ada surat menyurat lengkap. Dari keluarga Benyamin juga kami ada izin.
Ada macam-macam (pihak), semua hak komersil atas film Benyamin sudah kami beli. Lalu karakter kami izin dari keluarga Benyamin," ujar Lydia. Namun, Falcon Pictures belum mau membuka secara rinci pada siapa mereka membeli hak cipta film Benyamin Biang Kerok. Pada intinya, lanjut Lydia, pihaknya bersama Max Pictures telah melakukan pembelian itu sejak 21 Oktober 2010 lalu. "Sekarang kan ini jadi bukti-bukti di pengadilan. Kan enggak etis kalau saya ungkapkan di sini. Pak Fuad itu menulis script Benyamin tahun 1972. Kalau sudah dibayar dan bekerja, semua hak cipta pada majikannya," kata Lydia. "Kami sudah beli semuanya. Dalam perjanjian yang kami miliki sudah jelas kami dibebaskan dari tuntutan apa pun pihak lain," ucap Lydia






Daftar Pustaka
https://entertainment.kompas.com/read/2018/04/20/183642010/penjelasan-falcon-pictures-soal-hak-cipta-film-benyamin-biang-kerok

Wednesday, 20 March 2019

ulasan tentang wikipedia

wikipedia


mengapa wikipedia? ya karena saya suka sekali mencari tahu segala sesuatu yang saya tidak ketahui.
Kan masih banyak website lain yang menyediakan informasi tersebut?saya memilih wikipedia karena banyak hal
1.akses mudah
2.bermacam macam bahasa artikel
3.BANYAK SEKALI PENGETAHUAN YANG DISIMPAN DI WIKIPEDIA di dalam wikipedia ada sekitar 48 juta artikel yang semuanya berisi informasi yang bermanfaat

tapi....ada tapinya nih

wikipedia memiliki layout yang kurang menarik karena lamannya modelnya kaya gitu gitu aja.

overall wikipedia adalah laman yang berguna buat browsing tugas tugas kuliah heheheh...karena wikipedia itu terdapat banyak banget artikel artikel yang berguna.Dan wikipedia adalah website bahan bacaan yang lebih praktis daripada mencari buku buku tentang suatu hal.

ya itu saja dari saya.